Dukuh Sukunan, Subiyatna mengatakan tradisi nyadran rutin diselenggarakan menjelang datangnya bulan Ramadan. \u201csebagai wujud pelestarian tradisi budaya, juga ajang silaturahmi warga Padukuhan Sukunan rutin menyelenggarakan acara sadranan yakni setiap satu tahun sekali pada bulan ruwah.\u201d Sebelumnya warga padukuhan sukunan kompak melakukan gotong royong bersih makam sebelum pelaksanaan nyadran. Namun demikian, ia berkeinginan agar tradisi dan budaya tersebut tidak hanya dinikmati oleh warga lokal saja, tetapi bisa dikemas semakin menarik dan berkualitas, sehingga menjadi ajang pembelajaran bagi generasi muda saat ini, juga sebagai upaya mewujudkan Kalurahan\/ Desa Budaya di Banyuraden.





